Tagged: Tindakan Medis

Diagnosis COVID-19 di Swab PCR Terdekat

Saat ini, kasus COVID-19 di Indonesia masih terus naik setiap harinya. Karena penularan kebanyakan dari kasus-kasus asimtomatik, dalam arti penderita infeksi COVID-19 tidak menunjukkan gejala apapun dan menganggap bahwa diri mereka, mendapatkan swab PCR terdekat perlu dilakukan agar rantai perseberan virus corona dapat diputus. COVID-19 sendiri dapat didiagnosis sama seperti kondisi lainnya yang disebabkan oleh virus infeksi, yaitu lewat darah, air liur, dan sampel jaringan. 

Akan tetapi, kebanyakan tes swab PCR terdekat akan menggunakan cotton swab untuk mengambil sampel dari bagian dalam hidung Anda. Swab PCR terdekat bisa Anda dapatkan di rumah sakit, klinik, apotek tertentu, dan pusat pemeriksaan atau tes yang telah dibuat dan ditunjuk oleh pemerintah. Cari informasi seputar swab PCR terdekat dengan tempat Anda tinggal. 

Tes di rumah apakah boleh?

Pada bulan November 2020, Badan Pengawan Obat dan Makanan (FDA) memperbolehkan otorisasi penggunaan kegawatdaruratan (EUA) pertama untuk set tes mandiri COVID-19. EUA menyatakan bahwa alat tes tersebut diotorisasi penggunannya untuk orang-orang usia 14 tahun ke atas yang telah diidentifikasi oleh tenaga medis profesional dicurigai menderita COVID-19. Alat ini merupakan sebuah alat rapid test, berbeda dengan swab PCR terdekat di daerah Anda. Rapid test berarti sampel hasil nasal swab tidak perlu dikirim ke laboratorium. Alat tes tersebut hanya tersedia dalam bentuk resep dan dapat memberikan hasil tes dalam waktu 30 menit saja. 

Bicaralah dengan dokter secepatnya apabila Anda menderita beberapa gejala COVID-19, seperti sesak napas dan kehilangan kemampuan mencium bau dan merasa makanan. Anda akan melakukan swab PCR terdekat dan akan menyarankan Anda untuk tinggal di rumah dan memantau gejala yang diderita, datang ke ruang dokter untuk mendapatkan evaluasi lanjutan, dan/atau mengunjungi rumah sakit untuk mendapatkan perawatan kegawatdaruratan. 

Apakah ada obatnya?

Untuk saat ini belum ada obat untuk infeksi yang disebabkan oleh coronavirus jenis baru. Akan tetapi, banyak perawatan dan vaksin telah diketahui, dan Anda saat ini bisa mendapatkan vaksin dari pemerintah tanpa dipungut biaya sepeserpun. Pada bulan Oktober 2020, FDA menyetujui perawatan COVID-19 pertama mereka, yaitu obat remdesivir. Obat ini tersedia dalam bentuk resep untuk merawat COVID-19 untuk anak-anak usia 12 tahun ke atas dan orang dewasa yang telah mendapatkan pelayanan rawat inap. Obat ini diberikan dalam bentuk infus IV. Pada bulan November 2020, FDA juga menyetujui EUA untuk obat antibodi monoclonal. Antibodi monoclonal adalah protein buatan manusia yang dapat membantu tubuh mengembangkan respon kekebalan terhadap zat asing seperti virus. Obat tersebut di antaranya adalah bamlanivimab dan casirivimab dan indevimab, yang perlu digunakan secara bersamaan. Sama seperti remdesivir, obat-obatan tersebut perlu diberikan secara infus IV dan digunakan untuk merawat COVID-19 bagi orang-orang berusia 12 tahun atau lebih. Obat-obatan tersebut juga digunakan untuk terapi rawat jalan. FDA juga meminta EUA untuk digunakan pada perawatan lainnya, misalnya convalescent plasma, yang akan digunakan sebagai bentuk perawatan bagi ornag-orang yang mendapatkan pelayanan rawat inap di ruah sakit atau memiliki risiko tinggi perlu dirawat di rumah sakit. 

Carilah bantuan medis apabila Anda mencurigai diri Anda atau keluarga menderita COVID-19. Dapatkan konfirmasi ini dengan melakukan swab PCR terdekat di daerah di mana tempat Anda tinggal. Jika terbukti positif, hubungi dokter. Dokter akan merekomendasikan perawatan untuk gejala atau komplikasi apapun yang berkembang dan memberitahu Anda apakah Anda membutuhkan perawatan kegawatdaruratan atau tidak.